(0778) 8075096 itcarebtklbatam@gmail.com

Visi dan Misi

Sentra Pengendalian Penyakit dan Faktor Risiko Berbasis Uji, Kaji, dan Solusi

VISI

Visi Kementerian Kesehatan yaitu ”Masyarakat Sehat Yang Mandiri dan Berkeadillan”. Sebagai UPT Ditjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan dan untuk mendukung dan mewujudkan Visi Kementerian Kesehatan, maka BTKL PP Kelas I Batam menetapkan Visi yaitu

BTKLPP Kelas I Batam sebagai Sentra Pengendalian Penyakit dan Faktor Risiko Berbasis Uji, Kaji, dan Solusi

MISI

Untuk mencapai masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan dicapai melalui misi sebagai berikut :

  1. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk swasta dan masyarakat madani
  2. Melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna, merata, bermutu dan berkeadilan
  3. Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumberdaya kesehatan
  4. Menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik

Untuk mendukung misi Kementerian Kesehatan maka BTKLPP Kelas I Batam melaksanakan misi sebagai berikut :

Pertama Mengendalikan dampak kesehatan lingkungan dan faktor risiko dengan menerapkan Surveilan Epidemiologi dan Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan ( ADKL ), melalui kegiatan – kegiatan sebagai berikut

  1. Melaksanakan surveilans faktor risiko lingkungan dan penyakit
  2. Melaksanakan Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan
  3. Melaksanakan uji petik spesimen kesehatan lingkungan
  4. Melaksanakan kajian hasil pemantauan kualitas kesehatan lingkungan dan pemetaan potensi dampak / risiko pencemaran lingkungan.
  5. Meningkatkan jejaring kerja dan kemitraan dalam pengelolaan dampak lingkungan/ kesehatan masyarakat.

Kedua, Meningkatkan dan mengembangkan kemampuan dalam upaya kesiapsiagaan serta respon cepat dalam penanggulangan KLB, Wabah / Bencana, melalui kegiatan sebagai berikut :

  1. Peningkatan kegiatan dan jejaring kerja kemitraan lintas program / lintas sektor dengan instansi terkait dan swasta (stake holder) dalam kesiapsiagaan dan penanggulangan KLB / Wabah / Bencana.
  2. Meningkatkan kemampuan SDM dalam rangka kesiapsiagaan, kewaspadaan dini dan respon cepat serta fasilitasi penanggulangan KLB / Wabah / Bencana.
  3. Meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan melalui pemberdayaan masyarakat sehingga terhindar dari pencemaran, risiko penyakit serta KLB / Wabah.
  4. Pengumpulan data dan pengamatan faktor risiko yang dapat mengakibatkan terjadinya KLB / Wabah / Bencana
  5. Pengambilan dan pemeriksaan spesimen di laboratorium.
  6. Meningkatkan kemampuan pengelolaan logistik bantuan untuk Buffer Stock KLB / Wabah / Bencana dalam rangka kesiapsiagaan dan penanggulangan.

Ketiga, Menyelenggarakan pelayanan laboratorium dan penerapan teknologi tepat guna yang bermutu dan profesional, melalui kegiatan sebagai berikut :

  1. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga teknis yang ada dengan mengikuti pelatihan-pelatihan teknis sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan
  2. Peningkatan penyediaan bahan, media dan reagensia serta bahan penunjang untuk pelaksanaan kegiatan laboratorium dan penerapan teknologi tepat guna.
  3. Peningkatan mutu hasil pemeriksaan serta melengkapi kemampuan peralatan laboratorium kesehatan lingkungan, diagnostik dan kalibrasi
  4. Peningkatan kemampuan dan jangkauan pelayanan pemeriksaan
  5. Kalibrasi dan standarisasi peralatan laboratorium
  6. Meningkatkan mutu pelayanan pelanggan dengan menerapkan menejemen mutu sesuai dengan ISO ICE – 17025 2005 secara konsisten.

Keempat, Meningkatkan Jejaring Kerja Surveilans Epidemiologi dan Kerjasama Kemitraan, melalui kegiatan sebagai berikut :

  1. Peningkatan kegiatan dan jejaring kerja kemitraan lintas program/lintas sektor dengan instansi terkait dan swasta (stake holder)
  2. Kerjasama pemantauan dan Pemeriksaan kualitas kesehatan lingkungan dan surveilans epidemiologi penyakit dengan pemegang kawasan industri, asosiasi dan pelaku pariwisata, Rumah Sakit serta instansi terkait
  3. Peningkatan jejaring kerja / networking antar laboratorium kesehatan lingkungan
  4. Terciptanya MoU dengan lintas sektor, kawasan industri pariwisata dan Rumah Sakit

Kelima, Meningkatkan Profesionalisme dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), melalui kegiatan sebagai berikut :

  1. Pendidikan dan pelatihan tenaga Teknis dan Administrasi.
  2. Peningkatan propfesionalisme melalui magang di instansi yang kompeten.
  3. Peningkatan dan pemberian kesempatan mengikuti pendidikan melalui tugas belajar dan ijin belajar